Total Tayangan Halaman
Selasa, 17 Juli 2012
Jumat, 11 Mei 2012
SEJARAH SINGKAT PAHLAWAN NASIONAL PONGTIKU
SEJARAH SINGKAT PAHLAWAN NASIONAL PONGTIKU
RANTEPAO (TCN)– Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional Pongtiku yang ke-9 yang dipusatkan di lapangan Sepakbola Pongtiku dan Taman Makam Pahlawan Pongtiku di Pangala’ Kecamatan Rindingallo Kabupaten Toraja Utara, Senin (18/7). Citizen Reporter TCN, Tamar Pambunan mengirimkan sejarah singkat Pahlawan Nasional Pongtiku berikut ini yang dibacakan pada upacara peringatan tersebut.
Pongtiku lahir sebagai anak bungsu dari pasangan suami istri Karaeng dan Le’bok pada petengahan Abad ke XIX (1846) di Tondon Pangala’. Karaeng adalah penguasa adat Pangala’ dan sekitarnya. Karena kemampuan dan kepemimpinan Pongtiku yang menonjol, maka sekalipun ia anak bungsu dialah yang menggantikan ayahandanya sebagai penguasa tatkala ayahnya sudah tua.
Sebelum Angkatan Perang Belanda datang di Tana Toraja, orang Toraja telah mempunyai hubungan dagang dengan orang Bugis.
Toraja Selatan dan Toraja Barat menjalin hubungan dagang dengan kerajaan-kerajaan Sidenreng, Rappang dan Sawito sedang Toraja Utara mitra dagangnya adalah kerajaan Bone dan Luwu.
Pimpinan orang Bugis dan kerajaan-kerajaan Sidenreng, Rappang dan Sawito adalah Petta Manyoro Lolo (Panglima Angkatan Perang Kerajaan Sidenreng) yang kemudian diketahui bernama Petta Serang, anak dari Raja Sidenreng, sedang pimpinan orang Bugis dari Kerajaan Bone dan Luwu adalah Petta Punggawa (Panglima tertinggi Angkatan Perang Bone, yang juga adalah Putra mahkota dengan nama Andi Baso’ Abdul Hamid)
Melalui hubungan dagang antara orang Bugis dan orang Toraja tersebut pemimpin-pemimpin Toraja dapat mengetahui bahwa akan pecah perang antara Pemerintah Hindia Belanda dengan Kerajaan-Kerajaan di Sulawesi Selatan yang tidak mau lagi mengakui Perjanjian Bungaya yang mengatur hubungan antara Pemerintah Hindia Belanda dengan Kerajaan-Kerajaan di Sulawesi Selatan yang sangat merugikan.
Untuk mengantisipasi perang yang akan pecah dalam waktu tidak lama penguasa-penguasa Toraja mengadakan musyawarah di Tongkonan Buntu Pune Kesu’ (Kediaman Pongmaramba’) dan mencapai kesepakatan antara lain :
Menggalang persatuan antar penguasa dengan menghilangkan semua benih-benih perpecahan dan mengangkat Pongtiku Panglima Perang sedang Pongmaramba’ dan penguasa-penguasa adat lainnya sebagai Panglima Pasukan Penghancur.
Kesepakatan mereka didasari motto : “Misa’ Kada Dipotuo Pantan Kada Dipomate”.
Selesai musyawarah, Pongtiku kembali ke daerahnya untuk mempersiapkan dan menyiagakan benteng-bentengnya sebanyak 9 (Sembilan) buah menghadapi perang.
Pada bulan Maret 1906, pasukan Angkatan Perang Belanda di bawah Pimpinan Kapten Killian dengan tujuan melucuti dan mengumpulkan senjata api dari semua penguasa Toraja. Komandan pasukan Belanda memerintahkan Pongtiku datang menghadap dan menyerahkan semua senjata yang dimilikinya. Pongtiku menolak, malah ia menyiagakan semua benteng-bentengnya menghadapi perang.
Perang perlawanan Pongtiku dalam daerahnya sendiri berlangsung selama kira-kira 6 bulan (Mei s/d Oktober 1906) dengan 6 kali pertempuran dan 1 kali pengepungan selama kira-kira 4 bulan (Juli s/d Oktober 1906).
Pertempuran tanggal 1 Juni 1906 untuk mempetahankan Benteng Buntu Asu dari serangan Angkatan Perang Belanda di bawah Komando Kapten De Last yang dilakukan dalam 3 gelombang semuanya kandas di muka Benteng dengan menelan banyak korban, Angkatan Perang Belanda dipukul mundur dan dihalau kembali ke Rantepao.
Pongtiku adalah penantang utama datangnya penjajah Belanda di Tana Toraja dan Toraja Utara dan dengan gigih dan gagah perkasa dengan segala kemampuan yang ada padanya mengobarkan perang lebih setahun lamanya, tepatnya dari bulan Mei 1906 s/d Juli 1907.
Ia bertahan dan menyerang musuhnya dari benteng-benteng yang jumlahnya 9 buah yang telah dipersipakan sejak dini. Perang Pongtiku melawan Belanda bukanlah tindakan spontanitas akan tetapi adalah perang yang direncanakan dan dipersiapkan dengan matang yangn merupakan bagian integral dari perang perlawanan Raja-Raja di Sulawesi Selatan terhadap Pemerintah Kolonial Belanda disebut sebagai Perang Bone III. Demikian hebatnya pertahanan dan perlawanan Angkatan Perang Pongtiku terhadap gempuran Angkatan Perang Belanda, mengharuskan Letjen Swart yang dijuluki oleh Belanda sebagai Pasifikator Van Aceh (Pengaman Aceh) mengambil Komando pertempuran melawan Angkatan Perang Pongtiku yang bertahan tak terkalahkan dalam Benteng Batu di Baruppu’.
Belanda dengan menggunakan taktik seperti taktik yang digunakan terhadap Pangeran Diponegoro, Pongtiku menerima Case Fire, untuk mengadakan perundingan perdamaian dengan Belanda. Kesempatan ini digunakan oleh Belanda untuk membatasi gerak Pongtiku, tetapi Pongtiku menggunakan pula kesempatan yang sama untuk menyelenggarakan Upacara Pemakaman kedua orang tuanya yang wafat dalam Benteng menurut adat Toraja. Sehari sebelum selesai upacara pemakaman kedua orang tuanya, Pongtiku dengan sejumlah pasukan kembali ke medan juang bergabung dengan teman-teman seperjuangannya di Benteng Ambeso yang dipimpin oleh Bombing dan Ua’ Saruran dan Benteng Alla’ dalam Wilayah Enrekang.
Setelah Benteng Ambeso dan Benteng Alla’ jatuh ke tangan Belanda pada Bulan Januari 1907 Pongtiku tidak tertawan, ia berhasil lolos bersama pasukannya kembali ke wilayah kekuasaannya. Dengan petunjuk mata-mata Belanda ia tertangkap lalu di bawa ke Rantepao. Tanggal 10 Juli 1907, ia dieksekusi dan gugur sebagai pahlawan kusuma bangsa di pinggir Sungai Sa’dan, tepatnya di tempat dimana Tugu Peringatan baginya didirikan di Singki’ Rantepao.
Meneliti sejarah perjuangan bangsa melawan Pemerintah Hindia Belanda dapatlah diketahui bahwa Pongtiku adalah penantang terakhir yang mengobarkan perang klasik terakhir tahun 1906-1907 di Wilayah Sulawesi Selatan sesuai sumpah yang diucapkannya “Iatu Tolino Pissanri Didadian sia Pissanri Mate Iamoto Randuk Domai Tampak Beluakku Sae Rokko Pala’ Lette’ku Nokana’ Lanaparenta Tumata Mabusa” (Manusia hanya sekali dilahirkan dan mati, dari ujung rambut sampai telapak kakiku saya tidak akan rela diperintah oleh Belanda)
Pengorbanan tidak sia-sia karena setahun setelah Pongtiku gugur tahun 1907. Pada tahun 1908 bangkitlah perlawanan modern yang dimulai dengan gerakan Budi Utomo atau Kebangkitan Nasional yang disusul dengan perlawanan-perlawanan dari pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa yang mencapai puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.
Berdasarkan perjuangan Pongtiku, Pemerintah RI melalui Keputusan Presiden RI Nomor : 073/TK/2002 tanggal 6 Nopember 2002, Pongtiku ditetapkan dan disahkan sebagai Pahlawan Nasional.
Demikian riwayat singkat Pahlawan Nasional Pongtiku
Hidup Itu adil
Banyak orang berpikir bahwa hidup itu tdk adil, bahkan menyesali hidupnya didunia ini. Tapi apakah engkau pernah berpikir bahwa sebenarnya Hidup yang di berikan Tuhan itu adil. Ibaratkan seorang Mahasiswa Baru, awal masuk kampus pasti botak dan pakai baju putih hitam, begitupun ketika ia ingin sarjana.Ada pepatah berkata," Apapun yg terjadi, jangan dijadikan beban. Berserah diri sepenuhnya pada Tuhan, dan yakin Tuhan telah merencanakan yg terbaik". ketika kita di lahirkan di dunia, tidak ada sehelai benang pun yang menutupi tubuh kita, dan pada saat kita kembali ke pangkuan Tuhan kitapun akan mengalami hal yang sama. Tuhan selalu mendengar semua ucapan kita yang tulus kita panjatkan kepadanya. Dia selalu ada di saat kita membuthkan pertolongannya.
Jadi, apakah hidup yang di berikan Tuhan itu tidak adil?
Jadi, apakah hidup yang di berikan Tuhan itu tidak adil?
Selasa, 08 Mei 2012
SIFAT & KARAKTER ZODIAK SAGITARIUS
Para sagitarius merupakan sosok yang jujur, terus terang, energik dan pandai membawa diri. Mereka mencapai tujuan karena memiliki pikiran yang positif, namun demikian ide-ide mereka sering kali sulit dimengerti. Mereka suka mengambil kesimpulan tanpa mengumpulkan fakta terlebih dahulu. Mereka memiliki wawasan yang luas, flexibel dan diplomatis. Keinginannya untuk berpetualang membawanya ke tempat yang jauh. Kaum Sagitarius dapat menjadi teman perjalanan yang menyenangkan karena pandai beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Mereka pribadi mandiri. Sebagai teman seperjalanan, mereka penuh pesona dan menyenangkan. Walaupun uang saku mereka habis, namun mereka tidak pernah menyesalinya karena mereka menikmati apa yang telah mereka dapatkan. Sagitarius adalah pemula yang pandai membawa diri, selalu sedia menolong yang lain. Mereka membuat orang lain terinspirasi oleh antusiasme yang ada dalam pribadi mereka. Mereka suka menjadi pemimpin dan mudah tenar. Mereka suka bekerja di luar, asalkan nyaman dan penuh gaya. Mereka pesaing yang tangguh, suka bergabung di klub bergengsi. Sagitarius adalah jiwa yang bebas, menyenangkan dan mempunyai banyak teman.
Asmara para Sagitarius: Sagitarius tidak suka komitmen, mereka takut terikat dan kehilangan kebebasannya. Mereka menjalin hubungan yang memungkinkan mereka untuk datang dan pergi sesuka hatinya. Namun bila mereka menemukan pasangan yang setuju dengan gaya hidupnya, mereka akan menghabiskan waktu bersama pasangannya selamanya. Sagitarius suka mencoba hal baru, demikian juga dalam hal bercinta. Mereka gemar mencoba dan akan cepat bosan bila bercinta di tempat yang sama. Sumber: Kapanlagi.com
Asmara para Sagitarius: Sagitarius tidak suka komitmen, mereka takut terikat dan kehilangan kebebasannya. Mereka menjalin hubungan yang memungkinkan mereka untuk datang dan pergi sesuka hatinya. Namun bila mereka menemukan pasangan yang setuju dengan gaya hidupnya, mereka akan menghabiskan waktu bersama pasangannya selamanya. Sagitarius suka mencoba hal baru, demikian juga dalam hal bercinta. Mereka gemar mencoba dan akan cepat bosan bila bercinta di tempat yang sama. Sumber: Kapanlagi.com
Senin, 07 Mei 2012
PERAWAN
PERAWAN
Perawan atau Virgin memang tidak banyak lagi di dunia ini. Bahkan dinegara bagian Timur yang terkenal dengan budaya sopan santunnya. Mungkin hal ini salahsatunya disebabkan oleh masuknya budaya barat. Sehingga telah mempengaruhi pola pikir masyarakat timur. ciuman, petting, bahkan sex menjadi suatu hal yang lumrah pada saat berpacaran, bahkan sebagian kaula muda mengganggap petting itu sebagai pelengkap suatu hubungan. Para remaja putripun tak keberatan untuk melakukan itu. mungkin karena merasa dirinya sudah dewasa atau hanya untuk gengsi saja. Oleh sebab itu tingkat hilangnya keperawananpun meningkat. seseorang dianggap tidak perawan telah melakukan hubungan sex. Sedangkan seorang masih dianggap perawan apabila:
1. Tidak mengenal SEX(full PERAWAN)
2. Hanya mengenal ciuman(piece perawan)
3. oral sex
4. Petting
5. Selaput darah pecah karena kecelakaan
6. Ngesex tapi selaput darah tidak pecah........
Mungkin ini saja ynag bisa saya jelaskan
1. Tidak mengenal SEX(full PERAWAN)
2. Hanya mengenal ciuman(piece perawan)
3. oral sex
4. Petting
5. Selaput darah pecah karena kecelakaan
6. Ngesex tapi selaput darah tidak pecah........
Mungkin ini saja ynag bisa saya jelaskan
Kamis, 03 Mei 2012
Tips Memilih Perguruan Tinggi
UGM, ITB, ITS, UNPAD, UNMUL, UI, dan masih banyak lagi merupakan Perguruan Tinggi terpopuler yang ada di negara kita. Banyak orang rela untuk menyumbangkan waktu ataupun materi agar bisa melanjutkan study di Perguruan Tinggi itu. Namun setelah mendengar kata-kata dosen Matematika II saya yaitu Mr. Tjiang, saya menjadi berpikir seribu kali. Perguruan Tinggi seperti yang di sebut diatas mampu melahirkan sarjana-sarjana yang hebat karena memang pada awal penjaringan seleksi masuk mereka berhasil mandapatkan mahasiswa yang baik di bandingkan PTS lain yang hanya akan mendapat sisa.
Pernahkah anda berpikir, bahwa sesungguhnya PT diatas itu sebenarnya tidak bisa dikatakan sepenuhnya bagus, baik, atau hebat. Saya lebih suka berkata bahwa Semua Perguruan Tinggi yang hanya mendapat sisa-sisa seleksi mahasiswa nasional-lah yang bisa di katakan hebat. MENGAPA????? Karena dalam hal ini segala personil yang ada atau tergabung dalam Perguruan Tinggi Swasta lebih memiliki skill atau berkompeten untuk mengubah segerombolan anak muda terbuang, menjadi lebih bisa bersaing walaupun hanya memilki keterbatasan pengetahuan di bidang akademik. Ibarat kata PTN menggunakan tepung dan gula yang baik untuk menghasilkan sebuah Roti yang berkualita. Itu sih saya anggap wajar, tetapi lebih hebat lagi usaha yang dilakukan oleh Para Pengajar di PTS di seluruh Indonesia. Dengan bahan yang kurang atau bisa di bilang Out Of Date, mereka masih mampu untuk melahirkan sarjana yang tdk kalah hebat bahkan mampu untuk menyaingi para Alumni PTN.
Jadi saran untuk semua calon Maba agar melihat suatu universitas jangan melihat Ratingnya, tetapi lebih kepada tujuan anda berkuliah dan prospek kedpannya. tdk sedikit tamatan PTN yang pengangguran, bahkan menjadi sampah di masyarakat.
Pernahkah anda berpikir, bahwa sesungguhnya PT diatas itu sebenarnya tidak bisa dikatakan sepenuhnya bagus, baik, atau hebat. Saya lebih suka berkata bahwa Semua Perguruan Tinggi yang hanya mendapat sisa-sisa seleksi mahasiswa nasional-lah yang bisa di katakan hebat. MENGAPA????? Karena dalam hal ini segala personil yang ada atau tergabung dalam Perguruan Tinggi Swasta lebih memiliki skill atau berkompeten untuk mengubah segerombolan anak muda terbuang, menjadi lebih bisa bersaing walaupun hanya memilki keterbatasan pengetahuan di bidang akademik. Ibarat kata PTN menggunakan tepung dan gula yang baik untuk menghasilkan sebuah Roti yang berkualita. Itu sih saya anggap wajar, tetapi lebih hebat lagi usaha yang dilakukan oleh Para Pengajar di PTS di seluruh Indonesia. Dengan bahan yang kurang atau bisa di bilang Out Of Date, mereka masih mampu untuk melahirkan sarjana yang tdk kalah hebat bahkan mampu untuk menyaingi para Alumni PTN.
Jadi saran untuk semua calon Maba agar melihat suatu universitas jangan melihat Ratingnya, tetapi lebih kepada tujuan anda berkuliah dan prospek kedpannya. tdk sedikit tamatan PTN yang pengangguran, bahkan menjadi sampah di masyarakat.
Rabu, 02 Mei 2012
Jenis Pondasi dan Penggunaannya
1 Pondasi Umpak
Sering ditemui pada konstruksi tradisional dari batu masif yang ditarah (dibentuk dan diratakan), atau bisa juga dari beton bertulang “pre fabrikasi” (dibuat melalui pabrik) dan tinggal menaruh diatas permukaan tanah yang diratakan.
2 Pondasi batu bata
Dibuat dari batu bata berkualitas tinggi dan kedap air. Aturan pemasangan pondasi batu bata harus benar seperti halnya pemasangan dinding batu bata. Pondasi batu bata diperuntukan hanya sebagai tumpuan dinding pemikul, dimana beban dari atas merupakan beban tekan yang diteruskan merata sepanjang jalur pondasi batu bata.
3 Pondasi beton (tak bertulang)
Memiliki prinsip seperti pondasi umpak, namun dibuat dari campuran 1pc : 3 pasir : 5 kerikil dan tanpa tulangan. Pondasi ini biasanya dibuat secara pabrikasi, serta model dibuat sedemikian rupa sehingga untuk pengaturan sambungan sudut maupun menerus tidak ditemui kesulitan.
Pondasi Dalam
Pada pondasi tipe ini, beban diteruskan oleh kolom/tiang melalui perantaraan tumpuan (poer pondasi, rooster kayu/balok kayu ataupun beton bertulang) yang dipancangkan dalam tanah. Kedalaman tanah keras pada pondasi jenis ini mencapai 4 sampai 5 meter dari permukaan tanah.
Adapun macam atau jenis pondasi dalam ini meliputi antara lain sebagai berikut :
No Jenis Pondasi dalam Bentuk Keterangan
1 Pondasi silinder beton (pondasi sumuran)
Pada umumnya digunakan pada tanah dengan kedalaman tanah keras 4-5 meter, dan bisa digunakan untuk bangunan bertingkat. Terdiri dari cincin-cincn beton bertulang (buis beton) diameter 60-80 cm. pada satu titik pondasi bisa terdiri dari 3-5 cincin. Masing-masing cincin diisi dengan campuran pasir dan batu, atau dengan campuran 1 pc : 3 pasir : 5 kerikil.
2 Pondasi tiang pancang kayu
Hanya dapat digunakan jika tiang pancang kayu tersebut selamanya terendam air tanah, karena selama terendam tidak ada oksigen dan kayu tidak busuk .
3 Pondasi tiang pancang beton (pondasi paku bumi)
Dengan tiang pancang yang terbuat dari beton, maka jenis pondasi ini tidak tergantung pada tinggi rendah air tanah. Biasanya tiang pancag beton ini dibuat secara pabrikasi. Pemasangan tiang pancang dilakukan dengan alat pengentak (hammer) , baik pengentak manual maupun pengentak dengan mesin diesel.
4 Pondasi tiang pancang beton bertulang diatas tiang pancang kayu
Merupakan gabungan tiang pancang kayu yang disambung dengan tiang pancang beton. Terlebih dahulu tiang pancang kayu dipancangkan sampai mencapai tanah keras, dan bagian pancang kayu harus dipastikan jauh dari muka air tanah (benar-benar terendam oleh air tanah).
5 Pondasi tiang beton dengan cor ditempat
5a.Pemboran langsung pada tanah (pondasi Strauss pile)
Tanah dibor langsung dengan alat bor khusus yang cukup kuat, sehingga lapisan tanah dan batuan dengan mudah ditembus. Setelah mencapai tanah keras,bagian dasar diperbesar dengan bor khusus tadi. Selanjutnya lubang yang terbentuk diisi dengan pembesian dan dicror beton
Sering ditemui pada konstruksi tradisional dari batu masif yang ditarah (dibentuk dan diratakan), atau bisa juga dari beton bertulang “pre fabrikasi” (dibuat melalui pabrik) dan tinggal menaruh diatas permukaan tanah yang diratakan.
2 Pondasi batu bata
Dibuat dari batu bata berkualitas tinggi dan kedap air. Aturan pemasangan pondasi batu bata harus benar seperti halnya pemasangan dinding batu bata. Pondasi batu bata diperuntukan hanya sebagai tumpuan dinding pemikul, dimana beban dari atas merupakan beban tekan yang diteruskan merata sepanjang jalur pondasi batu bata.
3 Pondasi beton (tak bertulang)
Memiliki prinsip seperti pondasi umpak, namun dibuat dari campuran 1pc : 3 pasir : 5 kerikil dan tanpa tulangan. Pondasi ini biasanya dibuat secara pabrikasi, serta model dibuat sedemikian rupa sehingga untuk pengaturan sambungan sudut maupun menerus tidak ditemui kesulitan.
Pondasi Dalam
Pada pondasi tipe ini, beban diteruskan oleh kolom/tiang melalui perantaraan tumpuan (poer pondasi, rooster kayu/balok kayu ataupun beton bertulang) yang dipancangkan dalam tanah. Kedalaman tanah keras pada pondasi jenis ini mencapai 4 sampai 5 meter dari permukaan tanah.
Adapun macam atau jenis pondasi dalam ini meliputi antara lain sebagai berikut :
No Jenis Pondasi dalam Bentuk Keterangan
1 Pondasi silinder beton (pondasi sumuran)
Pada umumnya digunakan pada tanah dengan kedalaman tanah keras 4-5 meter, dan bisa digunakan untuk bangunan bertingkat. Terdiri dari cincin-cincn beton bertulang (buis beton) diameter 60-80 cm. pada satu titik pondasi bisa terdiri dari 3-5 cincin. Masing-masing cincin diisi dengan campuran pasir dan batu, atau dengan campuran 1 pc : 3 pasir : 5 kerikil.
2 Pondasi tiang pancang kayu
Hanya dapat digunakan jika tiang pancang kayu tersebut selamanya terendam air tanah, karena selama terendam tidak ada oksigen dan kayu tidak busuk .
3 Pondasi tiang pancang beton (pondasi paku bumi)
Dengan tiang pancang yang terbuat dari beton, maka jenis pondasi ini tidak tergantung pada tinggi rendah air tanah. Biasanya tiang pancag beton ini dibuat secara pabrikasi. Pemasangan tiang pancang dilakukan dengan alat pengentak (hammer) , baik pengentak manual maupun pengentak dengan mesin diesel.
4 Pondasi tiang pancang beton bertulang diatas tiang pancang kayu
Merupakan gabungan tiang pancang kayu yang disambung dengan tiang pancang beton. Terlebih dahulu tiang pancang kayu dipancangkan sampai mencapai tanah keras, dan bagian pancang kayu harus dipastikan jauh dari muka air tanah (benar-benar terendam oleh air tanah).
5 Pondasi tiang beton dengan cor ditempat
5a.Pemboran langsung pada tanah (pondasi Strauss pile)
Tanah dibor langsung dengan alat bor khusus yang cukup kuat, sehingga lapisan tanah dan batuan dengan mudah ditembus. Setelah mencapai tanah keras,bagian dasar diperbesar dengan bor khusus tadi. Selanjutnya lubang yang terbentuk diisi dengan pembesian dan dicror beton
Langganan:
Komentar (Atom)