UGM, ITB, ITS, UNPAD, UNMUL, UI, dan masih banyak lagi merupakan Perguruan Tinggi terpopuler yang ada di negara kita. Banyak orang rela untuk menyumbangkan waktu ataupun materi agar bisa melanjutkan study di Perguruan Tinggi itu. Namun setelah mendengar kata-kata dosen Matematika II saya yaitu Mr. Tjiang, saya menjadi berpikir seribu kali. Perguruan Tinggi seperti yang di sebut diatas mampu melahirkan sarjana-sarjana yang hebat karena memang pada awal penjaringan seleksi masuk mereka berhasil mandapatkan mahasiswa yang baik di bandingkan PTS lain yang hanya akan mendapat sisa.
Pernahkah anda berpikir, bahwa sesungguhnya PT diatas itu sebenarnya tidak bisa dikatakan sepenuhnya bagus, baik, atau hebat. Saya lebih suka berkata bahwa Semua Perguruan Tinggi yang hanya mendapat sisa-sisa seleksi mahasiswa nasional-lah yang bisa di katakan hebat. MENGAPA????? Karena dalam hal ini segala personil yang ada atau tergabung dalam Perguruan Tinggi Swasta lebih memiliki skill atau berkompeten untuk mengubah segerombolan anak muda terbuang, menjadi lebih bisa bersaing walaupun hanya memilki keterbatasan pengetahuan di bidang akademik. Ibarat kata PTN menggunakan tepung dan gula yang baik untuk menghasilkan sebuah Roti yang berkualita. Itu sih saya anggap wajar, tetapi lebih hebat lagi usaha yang dilakukan oleh Para Pengajar di PTS di seluruh Indonesia. Dengan bahan yang kurang atau bisa di bilang Out Of Date, mereka masih mampu untuk melahirkan sarjana yang tdk kalah hebat bahkan mampu untuk menyaingi para Alumni PTN.
Jadi saran untuk semua calon Maba agar melihat suatu universitas jangan melihat Ratingnya, tetapi lebih kepada tujuan anda berkuliah dan prospek kedpannya. tdk sedikit tamatan PTN yang pengangguran, bahkan menjadi sampah di masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar